Operator Telekomunikasi di Indonesia

Duit

 

                Sekedar mengkritisi kebijakan pemerintah khususnya menteri telekomunikasi beserta para staff dan kebijakan presiden yang diberikan tentang operator di Indonesia, tw ndak ternyata Indonesia itu tergolong negara dengan operator telekomunikasi terbanyak, liat aja …

1.       Telkom

a.       Telkomsel ( Halo, Simpati, As )

b.       Telkom Flexi ( Flexi Trendy, Flexi Classy )

2.       Indosat

a.       IM3

b.       Matrix

c.       Mentari

d.       Starone

3.       XL

a.       Xplor

b.       Jempol

c.       Bebas

4.       Three “ 3”

5.       NTS ( Axis )

6.       Bakrie Telecom ( Esia )

7.       Mobile 8

a.       Fren

b.       Hepi

8.       Sampoerna ( Ceria )

9.       Smart

Ketika semuanya bergerak mencari kue pelanggan yang semakin kecil, yang tiap tahun terkadang semakin menurun, segmen pelanggan pun mulai terbalik, bukan lagi menengah ke atas melainkan menengah ke bawah, kabijakan tariff yang dijalankan pake nol, sampai gratis mulai diberikan kepada para pelanggannya. Sadar ndak sih kalo mereka akan saling bunuh satu sama lain, saling menjatuhkan, liat aja deh iklan masing – masing operator di TV sekarang ini, nanti kan ujung – ujungnya kualitas layanan yang diberikan kepada pelanggan, semakin jauh dari sekedar baik. Fitur – fitur handal bawaan pun mulai diberikan kepada pelanggan, mulai drop call, telepon diem, signal kuat tapi jaringan sibuk, sms pending, mulai sering dirasakan.

Terkadang kita selalu menggembar gemborkan demokrasi dan kebebasan sesuai dengan negara paman kita, negara paman sam, semua kiblat demokrasi dan teknologi diarahkan kesana, semua barang sebisa mungkin adalah made in luar negeri. Kepikiran ndak sih kalo kita nyonto negara – negara seperti India, seperti China yang notabene ndak jauh – jauh dengan negara kita, mereka mencoba hidup based on negara maju tetapi tidak konsumtif, selalu berinovasi dan menggunakan produk dalam negeri mereka sendiri.

 

 

 

Fool’s Day …

Super Fool

                 Ternyata memang selamanya kesibukan akan berdampak ndak baik bagi pikiran seseorang, sering lupa lah, gampang pusing lah, dan yang pasti bikin bingung nih otak. Seminggu kerja senin sampe jumat trus ketambahan kuliah hari selasa, jumat, dan sabtu praktis cuman hari minggu aja aku bisa bernafas lega, itupun kalo ndak lagi ketiban lembur yang membuat aq harus masuk hari minggu.

                Bejibun tugas kuliah, bejibun tugas kerjaan yang antri di belakang terkadang membuat aq lupa sama hal – hal yang terkesan penting dan vital, kunci jupiter_z aq aja udah ketinggalan sebanyak 3 kali, untung aja yang terakhir bapak satpamnya baik, dia mau nyimpen kunci sepeda motorku … hape ketinggalan itu mah sering, salah kostum di tempat kerjaan apalagi, sampe – sampe mau sms ke dia pun keliru malah masuk ke atasan, tau kan gimana rasanya.

                But life must go on, ada orang bijak ngomong bersakit sakit dahulu bersenang senang kemudian, boleh nggak aq ngritisi omongan itu, “ pak kalo dia sakit terus trus gimana dia mau seneng … hehehe”, Just kidding kok. Semua pasti ada ujungnya, semua yang datang pasti akan pergi, semua yang susah pasti akan menemukan kesenangannya, mudah  mudahan …

Catalytic Converter Kendaraan Bermotor

Latar Belakang

Kendaraan bermotor telah lama menjadi salah satu sumber pencemar udara di banyak kota besar dunia. Tak terkecuali Indonesia, yang jutaan kendaraanya berbahan bakar bensin sehingga menjadi sumber pencemar udara terbesar di beberapa kota melebihi industri dan rumah tangga. Polusi udara dari kendaraan bermotor bensin menurut data Kementerian Lingkungan Hidup menyumbang 70 persen karbon monoksida (CO), 100 persen plumbum (Pb), 60 persen hidrokarbon (HC), dan 60 persen oksida notrogen (NOx).

Pengukuran kualitas udara oleh Kementerian Lingkungan Hidup menunjukkan kualitas udara enam kota besar, yaitu Jakarta, Surabaya, Bandung, Medan, Jambi, dan Pekan Baru hanya menunjukkan kondisi baik selama 22 – 62 hari setahun. Kualitas udara ditentukan dalam standar ISPU (Indeks Standar Pencemaran Udara), disebutkan kategori “baik” jika tingkat kualitas udara tidak memberikan efek buruk bagi kesehatan manusia serta tidak berpengaruh pada tumbuhan dan nilai estetika bangunan.

Read more »

Persimpangan Jalan

Akhirnya apa yang aku takutkan terjadi, jalan ini telah sampai juga ke persimpangannya, persimpangan yang selama ini aku takutkan ternyata akhirnya terjadi, dimana aku harus memilih apakah harus lurus ataukah mesti belok.

Seandainya aku boleh memilih, aku pasti akan memilih jalan yang belok, jalan yang menuju ke tempat kamu, jalan yang membuat aku untuk bisa selalu dekat dengan kamu, selalu sayang dengan kamu, selalu ingin bersamamu, dan selalu ingin bilang bahwa aku cinta kamu. Cuman ternyata kamu mendorong aku untuk ke jalan yang lurus Pi, jalan yang bisa membuat aku jauh dari kamu, jalan yang bisa membuat aku kehilangan kamu untuk selamanya, jalan yang memungkinkan aku hanya bisa melihat kamu dari jauh, mengagumimu dari balkon lantai 3, dan yang pasti bakal sakit aku nanti. Tapi ya sudahlah, aku ikut apa yang kamu mau.

Read more »

Masalah Amarok di Open Suse 10.3

Ketika gw jalanin Amarok di Open Suse 10.3, engine default Xine-nya ndak mau digunakan, dan harus menggunakan engine satunya, padahal kalo menggunakan engine ini kualitas suaranya yang dihasilkan hanya standart dan equalizernya tidak bisa digunakan. Yah gimana nih, iseng – iseng gw surfing jalan – jalan ke internet dan gw dapat program ini dari internet.

Adapun rpm yang dibutuhkan diantaranya :

1.       libxine1-1.1.5-070315.i586

2.       libxine1-devel-1.1.5-070315.i586

3.       w32codec-0.52-1.i386

sori gw agak lupa ngambilnya dari mana, gw lupa nyimpen link nya … hehehe J

                Yup, seperti biasa masukkan ke dalam folder khusus dan masukkan ke software repository OpenSuse 10.3 kemudian installah mereka semua, dijamin setelah lo melakukan hal ini maka engine Xine lo di AMAROK bisa dijalankan, dan lo bisa atur deh tu equalizer yang ada di Amarok.

Have a nice try too … THX